Naik Klotok di Kalimantan, Paling Nikmat Makan Soto Singkong
Soto manggala khas Kalimantan Tengah (Vita/ detikTravel)
Pangkalan Bun - Klotok adalah perahu yang biasa dinaiki wisatawan
saat mengarungi sungai-sungai di Kalimantan. Saat naik klotok menyusuri
Sungai Sekonyer di Kalimantan Tengah, makanan paling enak adalah soto
singkong yang unik dan nikmat.
Soto singkong? Saat mendengarnya, turis yang berdomisili jauh dari Pangkalan Bun di Kalimantan Tengah mungkin akan mengerenyitkan dahi. Soto singkong adalah masakan khas daerah ini. Rasanya? Gurih nikmat. Apalagi saat disantap di atas perahu klotok yang menyusuri Sungai Sekonyer.
detikTravel mencicipi soto ini saat mengikuti kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam rangka Destination Management Organization (DMO) Bimtek Local Working Group (LGW) bidang SDM dan Kemasyarakatan.
"Ini namanya soto manggala, khas Pangkalan Bun," kata Yomie Kamale, pemandu wisata yang mendampingi rombongan, Senin (26/8/2013).
'Manggala' adalah sebutan untuk singkong atau ketela di Pangkalan Bun. Sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan kebanyakan soto yang ditemui. Isi soto adalah soun, seledri, irisan telur ayam, dan wortel. Sedangkan singkong dipotong dadu seperti kentang.
Soto ini dibuat dengan campuran bumbu berupa bawang putih, merica, dan garam yang dihaluskan. Terkadang soto juga disajikan dengan potongan kaki ayam. Sebelum singkong dimasukkan ke dalam soto, dipotong dan direbus setengah matang. Rasanya gurih dan segar.
detikTravel dan rombongan menikmati hidangan ini di perahu klotok yang menyusuri Sungai Sekonyer dari muaranya yang merupakan pintu gerbang Taman Nasional Tanjung Puting menuju dermaga di Kumai. Saat itu angin terasa begitu dingin, sehingga semangkuk soto manggala terasa sangat nikmat!
Jika sedang beruntung, dari atas perahu klotok yang melaju dengan kecepatan 10 km/jam, sambil menikmati soto manggala, Anda bisa menyaksikan bekantan. Si monyet hidung panjang yang bersiap tidur di pohon-pohon sepanjang pinggir sungai.
Soto singkong? Saat mendengarnya, turis yang berdomisili jauh dari Pangkalan Bun di Kalimantan Tengah mungkin akan mengerenyitkan dahi. Soto singkong adalah masakan khas daerah ini. Rasanya? Gurih nikmat. Apalagi saat disantap di atas perahu klotok yang menyusuri Sungai Sekonyer.
detikTravel mencicipi soto ini saat mengikuti kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam rangka Destination Management Organization (DMO) Bimtek Local Working Group (LGW) bidang SDM dan Kemasyarakatan.
"Ini namanya soto manggala, khas Pangkalan Bun," kata Yomie Kamale, pemandu wisata yang mendampingi rombongan, Senin (26/8/2013).
'Manggala' adalah sebutan untuk singkong atau ketela di Pangkalan Bun. Sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan kebanyakan soto yang ditemui. Isi soto adalah soun, seledri, irisan telur ayam, dan wortel. Sedangkan singkong dipotong dadu seperti kentang.
Soto ini dibuat dengan campuran bumbu berupa bawang putih, merica, dan garam yang dihaluskan. Terkadang soto juga disajikan dengan potongan kaki ayam. Sebelum singkong dimasukkan ke dalam soto, dipotong dan direbus setengah matang. Rasanya gurih dan segar.
detikTravel dan rombongan menikmati hidangan ini di perahu klotok yang menyusuri Sungai Sekonyer dari muaranya yang merupakan pintu gerbang Taman Nasional Tanjung Puting menuju dermaga di Kumai. Saat itu angin terasa begitu dingin, sehingga semangkuk soto manggala terasa sangat nikmat!
Jika sedang beruntung, dari atas perahu klotok yang melaju dengan kecepatan 10 km/jam, sambil menikmati soto manggala, Anda bisa menyaksikan bekantan. Si monyet hidung panjang yang bersiap tidur di pohon-pohon sepanjang pinggir sungai.
enaknyaaaaa
BalasHapus